Kementerian Luar Negeri Otoritas Palestina mengatakan perusakan kendaraan oleh pemukim terhadap warga Palestina yang terjadi Jumat lalu merupakan dampak langsung dari pengumuman Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Mike Pompeo. Kementerian Luar Negeri PA juga mengutuk serangan milisi pemukim dan organisasi bersenjata mereka terhadap warga Palestina, tanah, dan kendaraan mereka.

Kementerian Palestina menganggap pemerintah Israel bertanggung jawab penuh atas serangan-serangan tersebut. Hal ini sebagaimana pernyataan Kemenlu Palestina seperti dilansir Jerusalem Post, Ahad kemarin.

PA juga meminta pemerintah Amerika bertanggung jawab atas konsekuensi dari aksi terorisme terhadap warga Palestina. Terutama setelah pengumuman Menteri Luar Negeri Amerika Mike Pompeo.

Pada Jumat, beberapa mobil di desa Palestina di Tepi Barat dibakar. Ban mobil hancur dan berbagai coretan digoreskan dalam serangan di empat desa Palestina terpisah di dekat kota Nablus, Tepi Barat.

Selain kendaraan yang terbakar, Bintang Daud dan grafiti lainnya ditemukan pada bangunan di desa-desa. Menurut situs berita Walla yang dilansir The Time of Israel, sebanyak 50 mobil terkena vandalisme dan dirusak.

Polisi mengatakan penyelidikan telah dibuka dan pasukan keamanan tengah bersiap memasuki desa untuk mengumpulkan bukti.

Juru bicara Hamas Fawzi Barhoum meminta PA untuk mengambil langkah tegas, nasional, dan bertanggung jawab untuk melindungi warga sipil Palestina dari kekerasan tersebut. Palestina juga diminta untuk mengakhiri semua bentuk kolaborasi dengan pendudukan Israel. (internasional.republika.co.id/admin)

%d blogger menyukai ini: