Penjajahan Israel atas wilayah Palestina telah merugikan ekonomi Palestina lebih dari 35 triliun per tahun selama dua dekade terakhir. Laporan Konferensi Perdagangan dan Pembangunan PBB, Senin kemarin memperkirakan total kerugian fiskal bagi pemerintah Palestina dari tahun ke tahun.  Laporan tersebut dipresentasikan di Institut Penelitian Kebijakan Ekonomi Palestina di kota Ramallah, Tepi Barat, yang menjadi rumah bagi pemerintah Palestina.

Misyef Jameel, peneliti senior yang mengerjakan laporan itu, mengatakan mereka hanya mengukur dampak fiskal langsung. Angka sebenarnya untuk semua kerugian kemungkinan jauh lebih tinggi.

Menurut sebuah laporan yang dirilis pada bulan September oleh Komite Populer untuk Mengakhiri Pengepungan Gaza, di bawah blokade Israel selama bertahun-tahun, kehidupan warga Palestina semakin memburuk dari hari ke hari. di Jalur Gaza  85% populasi hidup di bawah garis kemiskinan.

September lalu, Bank Dunia memperingatkan bahwa ekonomi Gaza “jatuh bebas,” dan menyerukan Israel dan komunitas internasional untuk mengambil tindakan segera. Sejak 2007, Jalur Gaza berada di bawah blokade Israel dan Mesir yang melumpuhkan ekonominya. (kiblat.net/admin)

%d blogger menyukai ini: