Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres mendesak Myanmar memastikan proses repatriasi yang aman bagi para pengungsi Rohingya. Hal itu dia sampaikan di depan pemimpin de facto Myanmar Aung San Suu Kyi saat menghadiri KTT ASEAN ke-35 di Bangkok, Thailand, Ahad kemarin.

Guterres mengatakan Myanmar bertanggung jawab untuk memastikan lingkunngan yang kondusif bagi berlangsungnya proses repatriasi yang aman, sukarela, bermartabat, dan berkelanjutan. Dia pun menyerukan Myanmar menjamin para aktor kemanusiaan memperoleh akses penuh dan tak terbatas ke area-area tempat para pengungsi kembali. Hal ini sebagaimana diungkapkan Guterres, dikutip laman ABC News.

Dia menyambut keterlibatan ASEAN yang ingin turut membantu menangani masalah tersebut. Selama Guterres berbicara, Aung San Suu Kyi hanya duduk dengan ekspresi datar dan tidak merespon.

Saat berpidato di sidang Majelis Umum PBB pada September lalu, Perdana Menteri Bangladesh Sheikh Hasina menyinggung tentang krisis Rohingya. Menurutnya, penyelesaian masalah dan krisis Rohingya memang sangat bergantung pada Myanmar. Menurut Hashina, Myanmar harus mewujudkan kemauan politik yang jelas untuk kembalinya pengungsi Rohingya yang aman, berkelanjutan, dan bermartabat. (republika.co.id/admin)

%d blogger menyukai ini: