Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa, Antonio Guterres, menyerukan penghormatan hak asasi manusia di Jammu dan Kashmir. Hal tersebut diutarakan dalam konferensi pers yang digelar sebelum Pertemuan Majelis Umum PBB ke-74 di New York.

Saat ditanya tentang Kashmir, Antonio mengatakan bahwa HAM harus dihormati di Kashmir dan Jammu. Pihaknya tetap yakin dengan pendapat yang jelas bahwa hak asasi manusia harus sepenuhnya dihormati di wilayah tersebut.

Secara terpisah, dalam pernyataan Antonio yang diposting di website PBB, ia mengatakan bahwa dialog antara India dan Pakistan adalah elemen yang sangat penting untuk merumuskan solusi masalah Kashmir.

Wilayah Jammu dan Kashmir yang dikelola India telah berada di bawah blokade pemerintah India usai status wilayah otonomi khususnya dicabut. Pemerintah India juga memblokir akses komunikasi dan membatasi pergerakan masyarakat untuk mencegah demontrasi di wilayah tersebut.

Beberapa kelompok hak asasi manusia termasuk Human Rights Watch dan Amnesty International telah berulang kali meminta India untuk mencabut pembatasan dan membebaskan tahanan politik. (kiblat.net/admin)

%d blogger menyukai ini: