Indonesia mendapatkan kuota haji tambahan sebesar 10 ribu dari Pemerintah Arab Saudi. Menteri Agama, Lukman Hakim Saifuddin menyebut pihaknya dan Dewan Perwakilan Rakyat akan segera membahas realisasi pelayanan bagi tambahan kuota ini.

Lukman mengatakan bahwa Rapat dengan Komisi 8 DPR dijadwalkan akan digelar pada Selasa, 23 April 2019, pekan depan.

Dalam rapat terbatas yang dipimpin Presiden Joko Widodo di Istana Negara ini membahas tindak lanjut tambahan kuota haji yang diberikan otoritas Arab Saudi.

Menurut Menag, Kementerian Agama akan berupaya merealisasikan penyiapan pengadaan fasilitas pelayanan bagi 10 ribu jamaah yang masuk kuota tambahan. Upaya tersebut akan dibahas bersama dengan DPR, termasuk masalah anggarannya.

Anggaran tambahan yang harus dipersiapkan tidak hanya untuk jemaah, tetapi juga terkait penambahan petugas. Bertambahnya jemaah otomatis akan menambah kelompok terbang. Karenanya perlu dipikirkan juga perihal penambahan petugas kloter.

Kebutuhan anggaran ini, sebagian akan didapatkan dari Badan Pengelola Keuangan Haji atau BPKH. Sebagian lainnya akan didapatkan dari efisiensi yang telah dilakukan oleh Kementerian Agama.

Nilai pasti kebutuhan anggarannya disebut baru akan diumumkan setelah dirapatkan bersama komisi 8 DPR RI. Menag menambahkan, 10 ribu kuota tambahan tersebut akan didistribusikan secara proporsional ke seluruh provinsi di Indonesia.

%d blogger menyukai ini: