Naiknya permintaan hewan kurban juga dibarengi dengan harganya. Menyikapi hal tersebut, Pakar Ekonomi Syariah Didin Hafidhuddin meminta pemerintah seharusnya ikut mengambil peran dalam perayaan ibadah setahun sekali tersebut.

Mantan Ketua umum Baznas tersebut menilai pemerintah sebaiknya mampu stabilkan harga hewan kurban. Ia mengatakan bahwa, pemerintah harus ikut hadir dalam kondisi ekonomi yang sulit seperti saat ini, karena masyarakaat tidak bisa tawar menawar dalam skala nasional. Selain itu, Kementan atau Kemenag juga bisa beri batasan harga terendah dan tertinggi supaya terjangkau oleh pekurban.

Ia pun menyayangkan penjual hewan kurban yang malah memanfaatkan kesempatan di momen Idul Adha untuk menjual dengan harga setinggi-tingginya. Padahal semestinya penjual memahami kalau hewan kurban akan dipergunakan untuk ibadah, bukan semata demi kepentingan pembeli.

(Republika.co.id)

%d blogger menyukai ini: