Pemerintah Yaman yang didukung Saudi telah mengumumkan bahwa ibu kota sementara yang baru adalah kota Ataq. Sejak ekspansi teroris Syiah Houtsi di utara negara itu pada 2014, pemerintah Presiden Abd Rabbuh Mansur Hadi telah diusir dari dua ibu kota.

Menteri Transportasi Yaman, Saleh Al-Gabwani mengatakan lewat kicauan twiter bahwa Pemerintah sementara akan menjalankan tugasnya dari Ataq sampai pembebasan Aden dan Sanaa.

Meskipun koalisi berupaya memulihkan pemerintah Hadi dan mendorong mundur para Houtsi dari ibukota administratif Sanaa, Arab Saudi dan Uni emirat arab berselisih mengenai penunjukan ibukota sementara tersebut.

sumber: arrahmah

 

 

 

%d blogger menyukai ini: