Pemukim ilegal Yahudi pada Sabtu malam membanjir air limbah ke tanaman milik petani Palestina di dekat Desa Deir Al-Hatab, sebelah timur Nablus di Tepi Barat Sungai Jordan, wilayah yang diduduki Israel.

Ghassan Daghlas, yang memantau kegiatan pemukim Yahudi di daerah tersebut mengatakan kepada wartawan, bahwa para petani di Deir Al-Hatab terkejut saat mendapati tanaman mereka dibanjiri air limbah. Air limbah tersebut dikirim oleh pemukim dari permukiman tidak sah di dekatnya, Elor More.

Permukiman tersebut memiliki reputasi buruk karena masyarakat pemukim fanatik Yahudi. Dalam beberapa tahun belakangan ini, mereka melakukan aksi pengrusakan harta orang Paletina.

Kekerasan oleh pemukim Yahudi terhadap rakyat Palestina dan harta mereka sering terjadi di wilayah pendudukan Tepi Barat. Sebagian besar pemukim Yahudi yang melakukan aksi pengrusakan dan serangan jarang dihukum oleh pasukan pendudukan Israel.

https://internasional.republika.co.id

%d blogger menyukai ini: