Ahli Yahudi untuk urusan Arab, Jackie Khoja, menyebut bahwa pemerintah Israel telah gagal menghentikan Intifadah jilid tiga Palestina yang berubah dari serangan menggunakan pisau menjadi senjata dan bahan peledak.

Seperti dilansir Aljazeera pada Senin lalu, Jackie Khoja dalam artikel terbitan surat kabar Maariv mengatakan bahwa, keberhasilan gerakan Intifadah jilid tiga dimotori seruan para pemimpin pejuang Palestina kepada generasi muda untuk menggelorakan perlawanan terhadap Israel.

Selain itu, Jackie Khoja juga mengatakan bahwa, penyebaran gambar penuh darah para syuhada korban pembunuhan tentara Israel di media dan jejaring sosial menjadi cara yang paling ampuh untuk menggelorakan gerakan perlawanan Intifadah jilid tiga.

Menurutnya gambar-gambar syuhada memiliki pengaruh lebih cepat terhadap warga Palestina, terlebih di era moderen seperti saat ini yang terhubung dengan komputer dan perangkat mobilesehingga memunculkan aksi balasan kepada warga Yahudi.

(Eramuslim)

%d blogger menyukai ini: