Pengadilan banding Belgia mengesahkan larangan mengenakan jilbab di dua sekolah di wilayah Flemish. Pada tahun 2018, orang tua dari 11 siswa mengajukan kasus terhadap larangan mengenakan jilbab di kota Maasmechelen (masmesylen) timur laut dan memenangkan kasus tersebut.

Agustus sebelumnya, pengadilan di Tongeren memutuskan bahwa gadis-gadis muslim, diizinkan mengenakan jilbab. Hal ini karena Konvensi Eropa tentang Hak Asasi Manusia mewajibkan negara-negara Eropa untuk mengizinkan semua warga negara melaksanakan praktik agama mereka dengan bebas.

Tapi keputusan terbaru dikeluarkan oleh pengadilan banding Antwerpen yang memutuskan bahwa larangan jilbab dibenarkan. Sekolah yang ditantang para siswa di pengadilan berafiliasi dengan badan publik bernama GO! Pendidikan Komunitas Flemish. Badan itu memutuskan pada tahun 2013 untuk melarang jilbab di semua sekolah umum yang berafiliasi dengannya di wilayah Flemish, Belgia.

https://www.arrahmah.com/

%d blogger menyukai ini: