Image result for Penghancuran Masjid di Cina Kian MengkhawatirkanPihak berwenang telah menghancurkan kubah dan menara masjid, termasuk satu di sebuah desa kecil dekat Linxia, sebuah kota yang dikenal sebagai ‘Mekah Kecil’.

Pembongkaran serupa telah dilakukan di Mongolia Dalam, Henan dan Ningxia, tanah air bagi etnis minoritas Muslim terbesar di Cina, Hui.

Seorang profesor Muslim Hui di Frostburg State University di Maryland, Haiyun Ma mengatakan, tindakan keras itu melanjutkan sejarah panjang permusuhan terhadap Islam di Cina. Kini, Cina telah mengasingkan orang-orang muslim. Hal ini sebagaimana ditulis Haiyun dalam sebuah esai baru-baru ini untuk Institut Hudson ahad kemarin.

Di provinsi selatan Yunnan, tiga masjid ditutup. Dari Beijing hingga Ningxia, para pejabat telah melarang penggunaan aksara Arab untuk umum. Kampanye ini mewakili kemunduran besar-besaran kebebasan beragama dari Partai Komunis Tiongkok.

Padahal, beberapa dekade keterbukaan memungkinkan umat islam berkembang.  Tindakan keras terhadap Muslim yang dimulai dari wilayah Uighur di Xinjiang menyebar ke lebih banyak wilayah dan lebih banyak kelompok.

Hal ini didorong oleh ketakutan partai bahwa kepatuhan terhadap kepercayaan Muslim dapat berubah menjadi ekstremisme agama dan pembangkangan terhadap aturan.

sumber: jurnalis islam

%d blogger menyukai ini: