Organisasi pemantau HAM, HRW, melaporkan bahwa setidaknya tiga warga negara Suriah yang dideportasi oleh pihak berwenang Libanon telah ditangkap oleh rezim Suriah ketika mereka tiba di negara asal mereka.

HRW mengatakan, 2 ribu Warga Negara  Suriah dideportasi dari Libanon dan diserahkan langsung ke pihak berwenang di Suriah.

Sesuai keputusan, Beirut pada bulan Mei telah mendeportasi semua warga negara Suriah yang masuk secara tidak teratur setelah 24 April tahun ini.

Namun, Direktorat Keamanan Umum Lebanon telah mendeportasi setidaknya tiga warga Suriah yang menyelamatkan diri dari negara mereka sebelum tanggal batas tersebut. Mereka sekarang telah ditahan oleh rezim Suriah.

Direktur bagian Timur Tengah HRW, Lama Fakih, mengatakan bahwa Libanon menempatkan warga negara Suriah dalam bahaya besar. Karena mengembalikan pengungsi ke negara yang ditinggalkan kemudian menyerahkan mereka ke pemerintah yang bertanggungjawab atas kekejaman massal.

Diperkirakan ada sekitar 1 koma 5 juta pengungsi Suriah di Libanon yang telah menyeberangi perbatasan sejak konflik Suriah pecah pada tahun 2011.

Secara hukum, pemerintah di Beirut seharusnya memberikan siapa pun yang beresiko terdampak deportasi kesempatan untuk menemui pengacara. Mereka juga berhak mendapat kesempatan menemui badan pengungsi PBB, dan mengajukan argumen di pengadilan yang kompeten. (hidayatulloh.com/admin)

%d blogger menyukai ini: