Ormas Islam Persatuan Islam atau PERSIS menyesalkan adanya kegiatan pembacaan doa ala umat non-Muslim yang diberlakukan di depan peserta upacara Hari Kesaktian Pancasila di kantor salah satu maskapai di Jakarta, Selasa kemarin. Padahal yang hadir di acara tersebut mayoritas Muslim.

Dewan Hisbah Pimpinan pusat  Persis, Uus M Ruhyat meminta para pemimpin dan pejabat di berbagai departemen bersikap adil dan proporsional. Sebab menurutnya, bersikap tawazun atau berimbang adalah sikap yang diperlukan di negeri ini.

Kiai Uus pun tidak membenarkan adanya permohonan dan doa kepada selain Allah yang dilakukan seorang muslim. Dalam upacara tersebut, diketahui, doa yang disampaikan ditujukan kepada Tuhan Bapak, dikuatkan oleh Roh kudus melalui Yesus Kristus -yang merupakan keyakinan agama non-Muslim.

Sebelumnya viral di media sosial video upacara dengan pembacaan doa secara non-Muslim pada upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila yang dilakukan karyawan dan jajaran direksi perusahaan penerbangan milik pemerintah.

Terekam dalam video viral itu seorang karyawan wanita yang membaca doa secara non-Muslim. Terlihat pada video itu sejumlah wanita berjilbab yang mengikuti upacara.  Video tersebut sontak saja menuai kontroversi dan perbincangan hangat di media sosial. (HIDAYATULLOH.ADMIN)

 

%d blogger menyukai ini: