Bupati Kubu Raya Rusman Ali ahad kemarin meminta para pengasuh pondok pesantren yang ada di kabupaten tersebut bisa menjauhkan para santri dari perilaku dan pemikiran yang menyimpang dari akidah Islam.

Menurutnya, jika dulu umat Islam berjihad dengan bersenjata mengusir penjajah, maka jihad sekarang adalah jihad perbaikan untuk menjaga umat dari akidah cara berfikir yang menyimpang.

Rusman Ali menilai, peringatan Hari Santri Nasional yang ditetapkan oleh Presiden Joko Widodo pada 22 Oktober 2015 memiliki makna tersendiri bagi kaum santri. Penetapan tersebut sebagai sebuah pengakuan bagi para santri dari negara.

Rusman Ali mengatakan, para santri dididik oleh para ulama. Di samping dididik untuk menjadi orang yang paham betul dalam agama, tapi juga di didik menjadi Al Mujahidin, yakni orang yang menjadi pejuang dalam membela agama, membela daerah dan membela negara.

 

REPUBLIKA.CO.ID,

%d blogger menyukai ini: