Komite Keadilan Remaja dari Mahkamah Agung Jammu-Kashmir mengkonfirmasi, saat ini sebanyak 144 anak remaja di bawah umur ditahan di penjara-penjara polisi India.

Dalam sebuah laporan ke Mahkamah Agung India, yang dinukil Anadolu Agency pada Kamis kemarin, puluhan lainnya dikirim ke rumah pembinaan remaja milik pemerintah di Harwan di pinggiran Srinagar.

Sebagian besar yang ditangkap masih anak-anak, termasuk seorang bocah lelaki berusia sembilan tahun, menghadapi dakwaan kerusuhan, mengganggu ketertiban umum dan melemparkan batu ke arah petugas keamanan.

Para orang tua yang anaknya dibebaskan mengkonfirmasi bahwa psikologis anak-anak mereka runtuh setelah menghabiskan waktu berhari-hari antara pusat penahanan polisi, sel-sel penjara dan sidang pengadilan. sebagian anak mengaku dipukuli dan dilecehkan serta mengalami trauma setelah keluar dari penjara.

Sementara itu Pejabat polisi India, Madasir Ahmed, mengatakan bahwa pihaknya harus menangkap anak-anak untuk menjaga hukum dan ketertiban. Ia tidak mengakui adanya penyiksaan terhadap anak-anak tersebut. (kiblat.net/admin)

%d blogger menyukai ini: