Presiden Taiwan Tsai Ing-Wen menemui sejumlah Muslim setempat, yang telah kembali dari perjalanan haji tahun ini. Pada kesempatan tersebut, Tsai mengundang Muslim Taiwan untuk bekerja dengan pemerintah dalam membina hubungan antara negara pulau tersebut  dan dunia Islam.

Pada pertemuan tersebut Tsai mengatakan bahwa Islam adalah salah satu agama paling berpengaruh di dunia. Ia memuji nilai-nilai perdamaian dan keadilan yang dianut oleh agama Islam.

Tsai mengatakan bahwa Taiwan berupaya menjadi masyarakat yang ramah Muslim di bidang pariwisata, perdagangan, budaya dan lainnya. Kepada kelompok Muslim tersebut, Tsai mengatakan bahwa pertukaran yang berkembang antara Muslim dan non-Muslim Taiwan telah ditempatkan di atas agenda pemerintahannya.

Sebagai contoh, ia mengatakan bahwa Taiwan telah mendorong pembentukan fasilitas dan layanan bersertifikat halal. Setidaknya ada 200 restoran yang telah melewati persyaratan halal. Selain itu, ibukota Taiwan juga telah meluncurkan mesin penjual otomatis pertama di negara tersebut  untuk menjual makanan halal.

Tidak hanya itu, pemerintah Taiwan juga memiliki langkah-langkah lain yang bertujuan membuat penduduk Muslim atau pengunjung Muslim merasa seperti di rumah mereka sendiri. Hal itu termasuk mempromosikan rumah sakit halal dan mendirikan ruang ibadah di bandara, stasiun kereta api, dan tempat wisata seperti Museum Istana Nasional.

sumber: khazanah

%d blogger menyukai ini: