Presiden Tunisia terpilih Qais Said, menegaskan dukungannya terhadap persoalan Palestina.

Di awal pidato kemenangannya dalam pemilihan presiden putaran kedua, Said berjanji akan bekerja mendukung sejumlah persoalan secara adil, terutama persoalan Palestina.

Presiden menegaskan, persoalan Palestina merupakan agenda pertamanya di luar negeri, dan dirinya berharap sekiranya bendera Palestina bisa berkibar di samping bendera Tunisia.

Presiden Tunisia mengulangi statmennya bahwa normalisasi dengan penjajah Israel merupakan sebuah pengkhianatan, sikap ini ditegaskannya saat debat bersejarah dengan rivalnya Nabil al-Qarawi dua hari jelang pemilu presiden.

Said menyebutkan bahwa kunjungan luar negeri pertamanya akan dilakukan ke Al-Jazair. Ia juga berharap dapat mengunjungi Libiya, dan menyampaikan apresiasi kepada rakyat Palestina.

Ia menegaskan bahwa Tunisia akan melanjutkan peranannya di forum internasional untuk mendukung Palestina.

Gerakan perlawanan Islam Hamas menyampaikan ucapan selamat atas terpilihnya Said sebagai Presiden Tunisia. Hamas menyatakan bahwa kemenangan Said menjadi dukungan besar bagi persoalan Palestina secara adil. (palinfo.com/admin)

%d blogger menyukai ini: