Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham), Yasonna  Laoly mengungkapkan bahwa, sekitar 500-700 jamaah haji asal Indonesia menggunakan paspor negara Filipina. Mereka lolos dari pemeriksaan dan sedang menunaikan ibadah haji di Arab Saudi.

Pernyataan tersebut disampaikan Yasonna saat melakukan rapat kerja dengan Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) di kompleks Parlemen, pada Rabu kemarin. Ia juga mengatakan bahwa, saat ini ada sekitar  500 sampai 700 jamaah haji asal Indonesia sedang beribadah di tanah suci dengan menggunakan paspor Filipina.

Sebelumnya sebanyak 177 jamaah haji Warga Negara Indonesia (WNI) tertahan di Manila. Jamaah tertahan karena menggunakan paspor Filipina. Yasonna menganggap mereka adalah korban penipuan. Maka dari itu, Indonesia akan berupaya untuk melindungi dengan cara melakukan negoisasi dan bekerja sama dengan pemerintah Filipina. Sementara itu, pemerintah Filipina menanggap tindakan jamaah haji Indonesia sebagai perbuatan kriminal.

Salah satu faktor ratusan haji tersebut menempuh jalur illegal karena keterbatasan kuota haji. Sementara kuota haji di Filipina banyak yang tidak terpakai.

republika.co.id

%d blogger menyukai ini: