Menteri Luar Negeri rezim Nushairiyah Suriah, Walid Al-Mualem menuntut penarikan segera semua pasukan Amerika dan Turki dari Suriah. Ia juga memperingatkan bahwa pasukan rezim Suriah memiliki hak untuk melakukan tindakan balasan jika mereka menolak.

Amerika Serikat memiliki sekitar seribu tentara di Suriah yang diklaim memerangi gerilyawan ISIS. Turki juga telah meluncurkan kampanye militer ke Suriah utara, yang menargetkan pejuang ISIS dan milisi Kurdi YPG.

Presiden Amerika Donald Trump tahun lalu memerintahkan penarikan penuh pasukan Amerika dari Suriah, namun kemudian mengumumkan akan meninggalkan beberapa pasukan untuk mengendalikan situasi. Intervensi Amerika di Suriah dimulai dengan serangan udara pada September 2014 di bawah pendahulu Trump, Barack Obama.

Sementara Turki berencana membangun rumah untuk menampung 1 juta pengungsi Suriah di zona itu. Amerika Serikat dan Turki telah memulai patroli darat dan udara bersama di sepanjang bagian perbatasan Suriah dengan Turki.

sumber: arrahmah

 

%d blogger menyukai ini: