Ribuan umat Islam menghadiri acara Parade Tauhid 2019 sabtu kemarin. Sejak pukul 8, peserta sudah memadati Bundaran HI dan mulai melakukan longmarch ke Istana melewati jalan Thamrin ke arah patung kuda. Hanya saja, akses jalan Merdeka Barat tepatnya di depan Dinas Pariwisata ditutup polisi menggunakan kawat berduri.

Karena ada kawat berduri tersebut, massa pun terkonsentrasi di Bundaran Patung Kuda. Dan di atas mobil komando, para orator mulai berorasi. Orator meminta peserta melakukan aksi dengan tertib, dan taat pada komando ulama.

Peserta aksi melengkapi diri dengan tongkat yang membawa bendera bertuliskan kalimat tauhid. Tidak hanya bendera berwarna putih bertuliskan kalimat tauhid berwarna hitam, ada juga bendera hitam bertuliskan tauhid putih.

Di bawah mobil komando, para panitia yang mengenakan kaos hitam membagikan poster kepada peserta. Salah satu tulisannya adalah Selamatkan Indonesia dari Bahaya Liberalisasi Dan Bahaya PKI Komunis.

Aksi parade yang digelar ribuan umat Islam di Jakarta Pusat, Sabtu kemarin setidaknya menyoroti sejumlah isu besar yang sedang menghangat di Indonesia.

Isu-isu tersebut terkait rentetan demonstrasi mahasiswa yang menyoroti sejumlah RUU, penanganan aksi mahasiswa yang dinilai represif oleh aparat, penanganan kerusuhan di Papua, serta penanganan kebakaran hutan dan lahan di berbagai wilayah yang dinilai lamban.

Massa menilai sudah begitu banyak masalah yang menimpa negeri ini, namun tidak ada solusi yang ditawarkan pemerintah.

sumber: kiblat

 

%d blogger menyukai ini: