Sedikitnya 15 orang dilaporkan tewas dan sejumlah lainnya terluka di kamp pengungsi di wilayah oposisi Suriah di Idlib akibat serangan militer rezim Assad pada Rabu kemarin. Hal ini sebagaimana dilaporkan lembaga relawan Pertahanan Sipil White Helmets.

Sebuah rudal yang ditembakkan militer rezim dari pedesaan Aleppo menghantam kamp pengungsi di dekat perbatasan Turki. Rudal itu menyebabkan kebakaran hebat di kamp tersebut.

Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia juga melaporkan terjadinya penembakan artileri dari pasukan pro-pemerintah ke sebuah rumah sakit bersalin di Qah. Menurut Asosiasi Medis Suriah-Amerika, penembakan itu merusak rumah sakit dan melukai petugas medis.

Rusia, yang mendukung Presiden Suriah Bashar Al-Assad, dan Turki, yang mendukung oposisi, mencapai kesepakatan untuk mengurangi eskalasi di kawasan awal tahun ini. Tapi rusia sebagai sekutu tidak pernah mengindahkan resolusi.

Wilayah Idlib menjadi tempat tinggal ratusan ribu orang yang telah melarikan diri dari berbagai wilayah Suriah. Pemerintah Suriah mendapat kemajuan di seluruh negeri sejak Moskow bergabung dengan perang dengan Assad pada tahun 2015. (internasional.republika.co.id/admin)

%d blogger menyukai ini: