Rumah Zakat menurunkan tim relawan kemanusiaan dan bantuan bahan makanan lainnya untuk membantu pemulihan pasca kerusuhan di Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Provinsi Papua.

CEO Rumah Zakat Nur Effendi mengatakan, Rumah Zakat turut berduka atas jatuhnya korban jiwa, hancurnya harta benda milik warga yang terjadi di Wamena. Apalagi, lanjutnya, kondisi di sana sempat menimbulkan keresahan bagi masyarakat hingga harus mengungsi ke luar wamena.

Pegiat kemanusiaan Rumah Zakat melakukan koordinasi terkait pengiriman relawan kemanusiaan untuk melakukan distribusi bantuan di posko pengungsi Jayapura Sabtu pagi. Relawan kemanusiaan yang diberangkatkan akan membawa sejumlah bantuan seperti bahan pangan dan batuan lainnya yang dibutuhkan korban tragedi kemanusiaan.

Rumah zakat juga mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk selalu  membangun persatuan dan menjaga perdamaian demi kesatuan negeri.

Diketahui, kerusuhan yang terjadi di Wamena Senin pekan lalu menyebabkan 32 orang meninggal dunia, sebanyak 77 orang luka-luka dan dilaporkan ribuan masyarakat sekitar 5.000 sampai 6.000 orang berkumpul di bandara untuk eksodus ke Sentani dan Jayapura. (arrahmah.com/admin)

%d blogger menyukai ini: