Jakarta – Pimpinan Pusat Muhammadiyah mengatakan bahwa muhammadiyah berusaha memproduksi konten dakwah digital. Konten dakwah digital diharapkan bisa menyasar generasi muda milenial yang akrab dengan teknologi dan media sosial. Hal ini sebagaimana diungkapkan Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah Dadang Kahmad saat dihubungi dari Jakarta, Jumat kemarin.

Dia mencontohkan Muhammadiyah menggencarkan konten dakwah televisi daring, digitalisasi buku, situs di media sosial serta dakwah lewat laman berbagi video Youtube.

Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah yang membawahi bidang pustaka dan informasi tersebut mengatakan beberapa saluran media sosial seperti Facebook, Twitter, Instagram, dan Youtube sudah berjalan dengan konten dakwah.

Setelah Sidang Tanwir Muhammadiyah di Bengkulu, tepatnya pada pertengahan Februari 2019, Dadang mengatakan pihaknya akan segera meluncurkan media center terpadu yang juga bisa dioptimalkan untuk dakwah.

Dadang memandang dakwah dunia digital perlu digarap seiring kalangan milenial yang saat ini belajar tidak langsung dari ustaz tapi dari media sosial.

Para pendakwah Majelis Talbigh di masa kini, kata dia, tidak selalu harus datang ke daerah-daerah tetapi bisa menggunakan saluran media sosial guna menjangkau kalangan milenial yang bisa diikuti jutaan pemirsa.(republika/admin)

%d blogger menyukai ini: