Riyadh, Arab Saudi – Menteri Luar Negeri Arab Saudi Adel al-Jubeir mengatakan masih terlalu dini untuk memutuskan apakah keanggotaan Suriah di Liga harus dipulihkan. Hal itu dia sampaikan saat menggelar konferensi pers bersama Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov di Riyadh, Senin kemarin.

Awak media sempat menanyakan apakah Saudi akan membuka kembali kedutaan besarnya di Suriah. Menurut al-Jubeir topik itu pun masih terlalu dini untuk dibahas.

Dia menilai, proses rekonstruksi Suriah baru dapat dimulai jika peperangan telah sepenuhnya usai dan solusi politik telah dicapai untuk menjamin perdamaian dan stabilitas di Suriah.

Al-Jubeir menekankan bahwa baik Saudi maupun Rusia menyetujui kedaulatan Suriah. Kedua negara pun sepakat tentang solusi politik untuk membantu Suriah membangun masa depan yang lebih baik.

Suriah didepak dari Liga Arab tak lama setelah konflik sipil pecah di negara tersebut pada 2011. Negara anggota Liga Arab juga mengecam Presiden Suriah Bashar al-Assad karena gagal bernegosiasi dengan pihak oposisi dan mengerahkan kekuatan militer yang dianggap brutal guna membungkam mereka. (republika/admin)

%d blogger menyukai ini: