Riyadh, Arab Saudi – Mantan Kepala Intelijen Saudi Turki Al-Faisal menyanggah klaim Israel bahwa negara-negara Arab mengabaikan masalah Palestina. Selain itu Turki Al-Faisal juga menyanggah klaim yang mengatakan bahwa Negara-negara arab  menempatkan kepentingan mereka dengan “Israel” di atas hak-hak rakyat Palestina.

Dalam sebuah wawancara dengan televisi “Israel”, Al-Faisal menolak klaim yang dibuat oleh Perdana Menteri “Israel” Benjamin Netanyahu bahwa negara-negara Arab memperkuat hubungan dengan Tel Aviv.

Al-Faisal mengatakan kepada saluran “Israel” untuk tidak tertipu oleh retorika dan kampanye Netanyahu. Al-Faisal menegaskan posisi Saudi yang selalu mendukung Palestina. Al-Faisal mencontohkan prakarsa perdamaian yang dipimpin Riyadh pada tahun 2002, almarhum Putra Mahkota Saudi Abdullah menyampaikan rencana perdamaiannya jika Israel menarik diri dari wilayah pendudukan dengan imbalan pengakuan “Israel. Sementara hingga saat ini Israel belum menarik diri dari wilayah pendudukan. (arrahmah/admin)

%d blogger menyukai ini: