Kementerian Haji dan umroh Arab Saudi telah mengeluarkan lebih dari satu juta visa umroh setelah musim haji berakhir. Visa tersebut tercatat dirilis hingga 9 November 2019 selama musim umroh.Dari jumlah visa umroh tersebut, pemerintah Saudi mengumumkan, Senin kemarin bahwa, total jumlah jamaah umroh yang telah tiba di Kerajaan mencapai lebih dari 800 ribu jamaah.

Dilansir media Saudi hari ini, dalam laporan statistik tersebut, pemerintah Saudi mengatakan mayoritas jamaah, datang ke Saudi melalui bandara. Sementara sisanya datang melalui jalur darat dan laut.

Selama musim umroh terakhir, lebih dari tujuh juta jamaah dari luar Saudi melakukan umroh sejak dimulai pada akhir Oktober 2018. Jumlah terbesar jamaah umroh berasal dari Pakistan, lalu diikuti oleh Indonesia dan India. Musim umroh baru dimulai pada Agustus tahun ini.

Kementerian Haji dan umroh Saudi baru-baru ini membuat amandemen peraturan untuk perusahaan umroh. Peraturan tersebut memungkinkan perpanjangan program umroh dan paket layanan pembelian melalui portal reservasi pusat bernama ‘Maqam’. Portal Maqam adalah platform daring di mana umat Islam dari seluruh dunia dapat mengajukan permohonan paket umroh secara digital.

Di sini, calon jamaah dapat membandingkan harga penyedia layanan dari beragam penyedia jasa, memeriksa status penerbangan dan pemesanan, serta membuat visa elektronik tanpa perlu datang langsung ke misi diplomatik. Di bawah sistem tersebut, jamaah haji dan pengunjung tanah suci serta para penyedia layanan, hotel dan perusahaan angkutan dapat melakukan kontrak langsung melalui platform perjalanan global. (ihrom.co.id/admin)

%d blogger menyukai ini: