Bandar Lampung – Sekolah Haji Indonesia atau SHI Provinsi Lampung menggelar kelas perdana. Peluncuran kegiatan itu berlangsung di Masjid Ad-Du’a, Wayhalim, Kota Bandar Lampung, Ahad kemarin.

Launching kelas perdana SHI itu mengambil tema “Menyelam Esensi Ibadah Haji.” Hadir antara lain Direktur Bina Haji Direktorat Jenderal Penyelenggara Haji dan Umroh Kementrian Agama, Khoirizi, yang sekaligus membuka acara.

Menurut Khoirizi, SHI telah memberikan edukasi, sehingga para peserta lebih terarah dan cenderung lancar dalam beribadah nantinya. SHI hadir untuk memberi poin-poin bimbingan dalam beribadah haji di Tanah Suci.

Hadir pula dalam acara tersebut, Syunada Bahri selaku pimpinan Dewan Da’wah Islamiyah Indonesia atau DDII, memberikan tausiyah kepada hadirin. Menurutnya, siapapun Muslim cenderung merindukan menunaikan ibadah haji.

Kerinduan itu dialami tidak hanya oleh mereka yang berada, tetapi juga kaum Muslimin yang hidup serba kekurangan. Syuhada menjelaskan, dalam konteks Rukun Islam, haji menempati urutan kelima, yang dapat dimaknai sebagai penyempurna.

Sekolah Haji Indonesia Lampung dirancang untuk memperkuat dan memperluas pengetahuan tentang haji secara utuh. Pada kesempatan tersebut, Kepala SHI Provinsi Lapung, Amir Mudaris, mengatakan bahwa pihaknya juga mengajak seluruh lapisan masyarakat yang berminat untuk ikut serta dalam acara tersebut. (republika/admin)

%d blogger menyukai ini: