Peneliti Urusan Tawanan Palestina, Riyadh Asyqar menegaskan bahwa, pemerintah Israel sejak Intifadhah Al-Quds meletus Oktober tahun lalu secara intens mentarget anak-anak Palestina di bawah umur tanpa peduli jenis kelamin. Tercatat terjadi 2155 kasus penangakapan anak-anak atau seperempat lebih dari jumlah total kasus penangkapan selama setahun yakni sekitar 8 ribu kasus penangkapan.

Asyqar juga menegaskan bahwa, anak-anak Palestina merupakan bahan bakar Intifadhah rakyat. Sehingga Israel membidik mereka dengan tindakan terror, pembunuhan, penyiksaan. Bahkan tetdapat korban anak-anak yang masih di bawah 10 tahun. Tidak sedikit mereka terluka dan juga menjadi target penahanan administrative.

Asyqar menilai bahwa, tindakan Israel terhadap anak Palestina bertentangan dengan undang-undang internasional terutama konvensi hak anak yang menjamin perlindungan anak-anak dan tidak menjadikan mereka sebagai target penangkapan dan penyiksaan.

Pusat Informasi Palestina  

%d blogger menyukai ini: