Arab Saudi menghentikan semua shalat lima waktu di Mekah dan Madinah mulai hari Jum’at kemarin. Langkah ini diambil untuk memerangi penyebaran virus Corona yang mematikan. Hal ini sebagaimana diungkapkan Hani bin Hosni Haider, juru bicara untuk Kepresidenan Umum Masjid Agung Mekah dan Masjid Nabi di Madinah sehari sebelumnya. .

Arab Saudi sebelumnya melarang semua sholat di masjid-masjid dengan mengecualikan Mekah dan Madinah. Kemudian Raja Saudi, Salman memperingatkan hari Kamis tentang pentingnya melawan penyebaran virus dengan menghentikan kegiatan shalat berjamaah di masjidil haram dan masjid nabawi.  Arab Saudi telah melaporkan hampir 300 kasus COVID-19 kasus tetapi sejauh ini tidak ada kematian.

Kerajaan Saudi telah menutup bioskop, mal dan restoran, menghentikan penerbangan dan menghentikan umrah sebagai upaya untuk mengendalikan virus mematikan tersebut. (voa-islam.com/admin)

%d blogger menyukai ini: