Departemen Luar Negeri Amerika mengumumkan, Rabu kemarin bahwa utusan Amerika, Zalmay Khalilzad, akan segera melanjutkan negosiasi dengan Taliban. Negosiasi sebelumnya gagal menyusul pembatalan sepihak oleh Presiden Amerika Donald Trump .

Sebuah pernyataan Departemen Luar Negeri mengatakan, Zalmay Khalilzad akan melakukan perjalanan ke Qatar. Ia akan melanjutkan pembicaraan dengan Taliban untuk membahas langkah-langkah yang akan mengarah pada pembicaraan internal Afghanistan dan penyelesaian damai perang, khususnya pengurangan kekerasan yang mengarah pada gencatan senjata.

Pernyataan itu menambahkan bahwa utusan Amerika saat ini di Kabul dan akan bertemu perwakilan pemerintah Afghanistan dan pejabat Afghanistan lainnya untuk memastikan tindak lanjut kunjungan terbaru Presiden Donald Tramp. Selain itu, akan membahas dukungan yang lebih efektif untuk upaya negosiasi Afghanistan.

Tramp mendadak memutus negosiasi langsung dengan Taliban pada 7 September. Padahal negosiasi itu berlangsung hampir satu tahun dan masing-masing pihak mengungkapkan banyak kemajuan positif. Namun, dia mengumumkan dalam kunjungan mendadak ke Afghanistan pada Kamis lalu untuk melanjutkan negosiasi dengan Taliban.

Di sisi lain, Taliban menjawab pernyataan Trump tersebut dengan mengatakan bahwa terlalu dini untuk berbicara tentang melanjutkan perundingan. (kiblat.net/admin)

%d blogger menyukai ini: