Sesungguhnya sholat memiliki kedudukan yang sangat terhormat, agung, mulia dan berharga dalam Islam. Sholat dalam Islam ibarat kepala bagi wujud sebuah jasad. Maka tidak mungkin terbayang dalam benak kita semua, bila ada jasad tanpa kepala. Demikian pula tidak dapat terbayang bila Islam tanpa sholat. Oleh karena itu, tidak heran bila sholat termasuk sebagai rukun kedua dari rangkaian lima rukun Islam. Bahkan menjadi rukun yang paling ditekankan setelah dua kalimat syahadat.

 

Sholat termasuk amal sholih yang membuahkan pahala yang melimpah. Surga yang penuh keindahan dan kenikmatan disediakan bagi orang-orang yang menunaikan sholat dengan benar. Siapapun diantara kita pasti sangat menginginkan dan merindukan surga. Rosululloh Sholallohu ‘alaihi Wassalam memberitakan kepada kita bahwa salah satu tiket meraih suga adalah mendirikan sholat.

 

Imam Bukhori dan Muslim meriwayatkan hadis dari jalur Abu Hurairah rodhiyallohu ‘anhu berikut:

أَتَى أَعْرَابِيٌّ النَّبِيَّ صلى الله عليه وسلم، فَقَالَ: دُلَّني عَلَى عَمَلٍ إِذَا عَمِلْتُهُ دَخَلْتُ الْجَنَّةَ. قَالَ: تَعْبُدُ اللَّهَ وَلاَ تُشْرِكُ بِهِ شَيْئًا، وَتُقِيمُ الصَّلاَةَ الْمَكْتُوبَةَ، وتُؤدِّي الزَّكَاةَ الْمَفْرُوضَةَ، وَتَصُومُ رَمَضَانَ. قَالَ: وَالَّذِي نَفْسِي بِيَدِهِ، لاَ أَزِيدُ عَلَى هَذا شَيْئًا وَلاَ أنْقُصُ مِنْهُ. فَلَمَّا وَلَّى، قَالَ النَّبِيُّ صلى الله عليه وسلم: مَنْ سَرَّه أَنْ يَنْظُرَ إِلَى رَجُلٍ مِنْ أَهْلِ الْجَنَّةِ فَلْيَنْظُرْ إِلَى هَذَا

Seorang Arab badui pernah datang kepada Nabi Sholallohu ‘alaihi Wassalam dan berkata, “Tunjukkanlah kepadaku amalan yang jika aku kerjakan, maka aku akan masuk surga.” Beliau bersabda, “Kamu beribadah kepada Alloh dan tidak menyekutukan-Nya dengan sesuatu, mendirikan sholat yang wajib, menunaikan zakat yang wajib, dan berpuasa di bulan Romadhon.” Ia (orang Arab badui) berkata, “Demi Alloh yang jiwaku di Tangan-Nya, aku tidak menambah sedikit pun dan tidak mengurangi.” Ketika orang itu telah pergi, maka Nabi Sholallohu ‘alaihi Wassalam bersabda, “Barang siapa yang ingin melihat salah seorang penghuni surga, maka lihatlah orang ini

 

Amal sholih begitu banyak dan bermacam-macam. Tahukah Anda, amal apa yang pertama kali akan dihisab di sisi Alloh Subhanahu Wa Ta’ala? Tahukah Anda bahwa amal itu adalah sebagai penentu? Jawabannya adalah sholat. Ketahuilah! Jika sholat seorang hamba baik, maka amalan yang lain pun baik. Ia akan beruntung di akhirat kelak. Jika sholat seorang hamba buruk, sungguh ia akan memperoleh kerugian.

 

Diriwayatkan oleh Imam Abu Dawud, at-Tirmidzi, Ibnu Majah, dan an-Nasa’i serta dishohihkan oleh al-Al-Bani bahwa Rosululloh Sholallohu ‘alaihi Wassalam bersabda:

 

إِنَّ أَوَّلَ مَا يُحَاسَبُ النَّاسُ بِهِ يَوْمَ الْقِيَامَةِ مِنْ أَعْمَالِهِمُ الصَّلاَةُ قَالَ: يَقُوْلُ رَبُّنَا عَزَّ وَجَلَّ لِمَلاَئِكَتِهِ وَهُوَ أَعْلَمُ: اُنْظُرُوا فِي صَلاَةِ عَبْدِيْ أَتَمَّهَا أَمْ نَقَصَهَا فَإِنْ كَانَتْ تَامَّةً كُتِبَتْ لَهُ تَامَّةً، وَإِنْ كَانْ انْتَقَصَ مِنْهَا شَيْئاً قَالَ: انْظُرُوْا هَلْ لِعَبْدِيْ مِنْ تَطَوُّعٍ، فَإِنْ كَانَ لَهُ تَطَوُّعٌ قَالَ: أَتِمُّوْا لِعَبْدِيْ فَرِيْضَتَهُ مِنْ تَطَوُّعِهِ ثُمَّ تُؤْخَذُ اْلأَعْمَالُ عَلَى ذَلِكُمْ

 

Sesungguhnya amalan yang pertama kali dihisab pada hari kiamat adalah sholat. Alloh Azza wa Jalla akan berfirman kepada para malaikat-Nya sedangkan Dia lebih mengetahui, “Lihatlah sholat hamba-Ku, apakah dia menyempurnakannya atau menguranginya?” Jika ternyata sempurna, maka dicatat sempurna. Namun jika kurang, Alloh berfirman, “Lihatlah! Apakah hamba-Ku memiliki ibadah sunah?” Jika ternyata ada, Alloh berfirman, “Sempurnakanlah sholat fardhu hamba-Ku dengan sholat sunahnya,” lalu diambil amalannya seperti itu

Sholat adalah tiang agama. Barangsiapa yang mendirikannya, berarti ia mendirikan agama. Sebaliknya, siapa yang meninggalkannya, berarti ia telah menghancurkan agama. Sholat juga menjadi amal yang paling utama karena merupakan kontak atau hubungan langsung antara seorang hamba dengan Alloh Subhanahu Wa Ta’ala.

Rosululloh Sholallohu ‘alaihi Wassalam bersabda:

(( إِنَّ أَحَدَكُمْ إِذَا صَلَّى يُنَاجِي رَبَّهُ ))

“Sesungguhnya salah seorang dari kalian apabila mengerjakan sholat, maka ia sedang berinteraksi (munajat) dengan Robbnya (yaitu Alloh).” (HR. Bukhori)

 

 

Sholat adalah mata air jernih yang mengalirkan kekuatan, keteguhan dan rahmat kasih sayang dengan deras kepada seseorang sekaligus membersihkan kotoran dosa dan daki kesalahan-kesalahannya.

Diriwayatkan oleh Imam Muslim dari jalur Jabir rodiyallohu ‘anhu bahwa Rosululloh Sholallohu ‘alaihi Wassalam bersabda;

مَثَلُ الصَّلَوَاتِ الْخَمْسِ كَمَثَلِ نَهَرٍ جَارٍ غَمْرٍ عَلَى بَابِ أَحَدِكُمْ، يَغْتَسِلُ مِنْهُ كُلَّ يَوْمٍ خَمْسَ مَرَّاتٍ

“Perumpamaan sholat lima waktu adalah laksana sungai yang mengalir deras di depan pintu salah seorang di antara kalian, lalu ia mandi padanya setiap hari lima kali.”

Kemudian al-Hasan berkata:

وَمَا يُبْقِي ذَلِكَ مِنَ الدَّرَنِ؟

“Lantas, adakah kotoran yang tersisa darinya?”

Sholat adalah rahmat Alloh Subhanahu Wa Ta’ala bagi para hamba-Nya yang kepada naungan-Nya mereka berteduh sebanyak lima kali, memuji Robbnya, bertasbih, meminta rahmat, hidayah, maghfiroh dan pertolongan-Nya. Ia adalah pembersih jiwa bagi orang-orang yang menegakkannya, baik laki-laki maupun perempuan, menghapus kesalahan-kesalahan dan juga menghilangkan dosa-dosanya.

Diriwayatkan oleh Imam Muslim dari jalur Utsman bin ‘Affan rodiyallohu ‘anhu bahwa ia berkata, “Aku pernah mendengar Rosululloh Sholallohu ‘alaihi Wassalam bersabda:

مَا مِنِ امْرِئٍ مُسْلِمٍ تَحْضُرُهُ صَلاَةٌ مَكْتُوْبَةٌ فَيُحْسِنُ وُضُوْ ئَهَا وَخُشُوْعَهَا وَرُكُوْعَهَا إِلاَّ كَانَتْ كَفَّارَةً لِمَا قَبْلَهَا مِنَ الذُّنُوْبِ مَالَمْ تُؤْتَ كَبِيْرَةٌ، وَذَلِكَ الدَّهْرَ كُلَّهُ

“Tidaklah seorang Muslim datang kepadanya waktu sholat fardhu, lalu ia berwudhu dengan baik dan melakukan sholat dengan khusyu’ dan ruku’ dengan baik, melainkan sholatnya pasti akan menghapus dosa-dosa sebelumnya selama ia tidak mengerjakan dosa besar. Dan itu berlangsung sepanjang masa.”  

Marilah kita mendirikan sholat sesuai dengan tata cara Rosululloh Sholallohu ‘alaihi Wassalam dengan penuh semangat. Semoga Alloh Subhanahu Wa Ta’ala mengampuni dosa-dosa kita.Wallohu a`lam….

Saudaraku….

Lihatlah secara seksama apa yang sedang terjadi disekitar kita.

Kedzoliman, kemaksiatan, dosa yang dianggap biasa, haram jadi halal, yang halal diharamkan.sunah dianggap bidah, bidah diangaap sunah. Yang salah jadi benar yang benar disalah-salahkan.

Inilah gelombang keterpurukan ruhani yang terus bergulir ditengah-tengah kita bak air bah yang tak bisa dibendung lagi. Oleh karena itu………

Sudah saat nya kita bergerak…..

Sudah waktunya kita bekerja…

Sudah saatnya kita berdakwah…

Mari bergabung bersama radio Fajri Bandung dalam Mega proyek dakwah melalui udara dengan cara mentransferkan sebagian harta Anda kepada kami melalui BANK MUAMALAT no rekening 146-000-1648 a / n PT RADIO SWARA CAKRAWALA SANGKURIANG

“Bersama Fajri Belajar Islam menjadi Mudah, Bersama Fajri Infak Anda Insya Alloh berkah dan terarah” ( Radio fajri 1458 am dan www.fajribandung.com )

 

 

 

%d blogger menyukai ini: