Pasukan penjajah Israel menyita lima traktor pertanian dari dataran Umm al-Quba di Lembah Yordan utara dengan dalih bahwa traktor-traktor tersebut membajak tanah di daerah militer yang tertutup. Padahal itu adalah lahan pertanian warga Palestina.  Warga palestina dikejutkan dengan kedatangan patroli pasukan pendudukan penjajah Israel yang menyerbu tanah mereka dan membawa traktor-traktor pertanian yang mereka gunakan ke salah satu kamp tentara penjajah Israel.

Ketua Dewan Desa Al-Maleh, Mahdi Daraghmeh, berpendapat bahwa pasukan pendudukan penjajah Israel melihat bahwa para petani Palestina di Lembah Yordan teguh mempertahankan tanahnya dan tidak peduli tentang klasifikasi tanah yang dibuat oleh pihak penjajah Israel. Karena itu penjajah Israel terpaksa menempuh cara untuk menimbulkan kerugian material pada petani, termasuk di antaranya adalah dengan menyita traktor pertanian yang mereka gunakan untuk membajak tanah.

Mahdi menegaskan bahwa pasukan Israel menjadikan traktor-traktor pertanian sebagai target. Karena traktor-traktor tersebut merupakan nadi kehidupan bagi para petani di Lembah Yordan.

Israel telah mengubah lebih dari 400 juta meter persegi tanah di Lembah Yordan menjadi daerah militer tertutup. Warga Palestina dilarang melakukan kegiatan pertanian, pembangunan, atau kegiatan lainnya. Penjajah Israel telah membangun 97 pos militer di sana.

https://melayu.palinfo.com

%d blogger menyukai ini: