Ratusan demonstran di Hongkong turun ke jalan untuk menyuarakan dukungan terhadap warga Uighur di Xinjiang pada Minggu kemarin. Mereka membawa dan menggunakan simbol dan bendera biru putih yang melambangan gerakan kemerdekaan di wilayah Xinjiang.

Dikutip dari kantor berita Al-Jazeera, demontrasi tersebut awalnya berjalan damai. Namun di tengah aksi, beberapa demonstran melepaskan bendera Cina dari kantor pemerintahan terdekat dan berusaha membakarnya.

Meski penyelengara aksi telah menghentikan pembakaran bendera tersebut, namun polisi tetap menyerang demonstran dengan semprotan merica. Hal ini memicu kemarahan demonstran yang kemudian membalas polisi dengan melemparkan botol air.

Setidaknya dua orang ditangkap oleh polisi dalam demonstrasi tersebut. Massa akhirnya bubar setelah salah seorang polisi huru hara menodongkan pisto ke arah demonstran, namun tidak menarik pelatuknya.

Diketahui, yel-yel dan bendera pro Uighur sudah menjadi hal biasa dalam demonstrasi di Hongkong. Namun baru kali ini para demonstran murni turun ke jalan untuk menyuarakan dukungan ke Uighur.

Massa berkumpul di sebuah alun-alun dekat pinggiran kota. Salah satu orator memperingatkan bahwa bahwa penindasan Partai Komunis Cina di Xinjiang bisa juga menimpa Hongkong suatu hari nanti.

https://www.kiblat.net/

%d blogger menyukai ini: