Kota Sukabumi berupaya meningkatkan ketahanan keluarga melalui kegiatan keagamaan. Hal ini untuk menghadapi perkembangan teknologi informasi yang begitu pesat. Hal ini sebagaimana diungkapkan Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi dalam Tasyakur Bi Nikmat Pengajian dan Pembagian Santunan untuk kaum dhuafa di Selasa kemarin.

Wali kota sukabumi mengatakan bahwa di awal 2020 ini, pemkot Sukabumi mendorong masyarakat untuk ikut majelis taklim yang didalamnya ada aktivitas memberikan pencerahan tentang keilmuan agama.  Langkah ini kata dia akan menjaga tingkat keimanan dan ketakwaan seseorang yang terkadang naik dan turun. Padahal tingkat keimanan sangat berpengaruh pada ketahanan sebuah keluarga.

Apalagi ungkap wali kota pembangunan ketahanan keluarga bukan hanya tugas sekolah dan pesantren melainkan keluarga. Terutama pendidikan agama lewat orang tua. Ke depan lanjut Fahmi, akan dikembangkan radio syiar keagamaan yang menggaungkan nilai badah dan akidah. Dalam artian nilai itu bisa disebarluaskan lewat media.

https://khazanah.republika.co.id/

%d blogger menyukai ini: