Syaikh Gaza, Ahed Abul Atha meminta kepada segenap pemimpin dunia untuk tidak melakukan normalisasi hubungan luar negeri dengan Israel. Hal itu diungkapkannya terkait dengan serangan Israel ke Gaza pada Selasa kemarin yang menewaskan sedikitnya 35 orang. Seruan tersebut diungkapkan Ahed dalam konferensi pers di Rumah Spirit of Aqsa, Tebet, Jakarta Selatan, Senin kemarin.

Ahed yang juga Ketua lkatan Ulama Palestina Asia Tenggara pun mengungkapkan, meskipun ada gempuran serangan dari Israel terhadap Gaza dan Palestina untuk kesekian kalinya, perjuangan rakyat Palestina tidak akan berhenti hingga Israel hengkang dari tanah Palestina.

Karenanya, Ahed menyadarkan dunia Islam untuk membantu perjuangan rakyat Palestina. Karena hakikatnya, merebut kembali tanah Palestina adalah mengembalikan warisan para nabi untuk umat islam.

Ahed juga menyeru kepada lembaga kemanusiaan dan rakyat Indonesia untuk lebih memperhatikan Palestina, khususnya di Gaza yang masih diblokade logistik dan medis. Terlebih, sebentar lagi musim dingin akan tiba.

Masyarakat dunia, khususnya umat Islam juga diminta Ahed tidak berhenti membantu Palestina. Karena Israel pun selalu didukung oleh lembaga dan masyarakat zionis dunia untuk terus menjajah Palestina. (kiblat.net/admin)

%d blogger menyukai ini: