Gerakan Taliban Afghanistan melancarkan serangan besar-besaran di provinsi Farah, Afghanistan barat, pada Jumat kemarin . Operasi Taliban meningkat setelah gerakan tersebut menyelesaikan negosiasi damai putaran ke-9 di Doha, pekan lalu.

Polisi mengatakan bahwa pasukan Taliban, yang kini menguasai wilayah terbesar menyerang kota Farah pada Jumat kemarin. Namun, pasukan keamanan yang didukung oleh serangan udara berhasil memaksa mereka mundur.

Menjelang malam, juru bicara Taliban Qari Yusuf Ahmadi mengatakan bahwa para pejuang Taliban telah menguasai Anar Dara, sebuah wilayah di provinsi yang berbatasan dengan Iran, tempat para militan memiliki kendali luas.

Para pemimpin Afghanistan, yang dipimpin oleh Presiden Ashraf Ghani, semakin kritis terhadap kesepakatan awal yang dicapai antara utusan khusus Amerika serikat  Zalmay Khalilzad dan perwakilan Taliban di ibukota Qatar, Doha, pekan ini ketika kekerasan meningkat di seluruh Afghanistan.

Di bawah rancangan kesepakatan, ribuan tentara Amerika Serikat  akan ditarik dalam beberapa bulan mendatang dengan imbalan jaminan Afghanistan tidak akan digunakan sebagai basis oleh kelompok-kelompok militan untuk merencanakan serangan di Amerika Serikat dan sekutunya.

Perang tidak berhenti bahkan selama konsultasi pemerintah Kabul dengan Khalilzad tentang rancangan perjanjian.

Utusan Amerika Serikat  kembali ke Doha pada Jumat kemarin ditemani Jenderal Scott Miller, komandan pasukan Amerika Serikat  di Afghanistan. Diplomat Amerika Serikat  kelahiran Aghanistan itu akan melanjutkan pembicaraan dengan Taliban. Ia mengatakan bahwa negosiasi berjalan dengan baik. (kiblat.net/admin)

%d blogger menyukai ini: