Kelompok Taliban menyatakan akan terus menyerang pasukan Amerika Serikat yang berada di Afghanistan. Serangan Taliban akan dihentikan jika kesepakatan perdamaian telah tercapai.

Juru bicara Taliban Zabihullah Mujahid menegaskan kembali bahwa Taliban masih tetap menolak untuk melakukan pembicaraan dengan Pemerintah Afghanistan.

Sebelumnya, Taliban dan Amerika dilaporkan tengah berupaya melanjutkan kembali perundingan damai. Negosiasi itu memang telah dihentikan secara sepihak oleh Presiden Amerika, Donald Tramp pada 8 September lalu.

Keputusan itu diambil Tramp setelah Taliban mengklaim bertanggung jawab atas serangan bom di Ibu Kota Afghanistan Kabul. Sebanyak 12 orang tewas dalam insiden tersebut, termasuk satu tentara Amerika.

Sejak tahun lalu, Amerika telah menjalin negosiasi dengan Taliban. Permasalahan utama yang mereka bicarakan adalah tentang penarikan pasukan Amerika dari Afghanistan. Militer Amerika diketahui merupakan sekutu utama Pemerintah Afghanistan dalam memerangi Taliban.

Terdapat sekitar 14 ribu pasukan Amerika di Afghanistan. Mereka telah berada di sana selama sekitar 18 tahun. (international.admin)

 

%d blogger menyukai ini: