Kelompok Taliban mengutus delegasi ke Cina untuk membicarakan upaya perdamaian Afghanistan. Perundingan damai antara Taliban dan Amerika Serikat diketahui telah dihentikan Presiden Donald Trump.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Cina Geng Shuang, pada Senin kemarin,  mengungkapkan, delegasi Taliban telah bertemu dengan sejumlah pejabat di negaranya akhir pekan lalu. Namun dia tak memberi penjelasan mendetail perihal pertemuan tersebut.

Juru bicara Taliban di Qatar Suhail Shahin mengatakan, terdapat sembilan anggota yang berangkat ke Beijing. Delegasi itu dipimpin salah satu pendiri Taliban Mullah Baradar. Menurut dia, delegasi Taliban bertemu dengan utusan khusus Cina untuk Afghanistan Deng Xijun.

Presiden Amerika, Donald Tramp telah memutuskan menghentikan perundingan dengan Taliban. Padahal pembicaraan yang telah dijalin selama sekitar setahun hampir mencapai kesepakatan. Shahin mengatakan bahwa jika Presiden Amerika tidak bisa tetap berkomitmen pada kata-katanya dan melanggar janjinya, maka Amerika bertanggung jawab atas segala gangguan dan pertumpahan darah di Afghanistan.

Pada 8 September lalu Trump memutuskan membatalkan pertemuan dengan para pemimpin Taliban yang diagendakan digelar di Camp David, Maryland. (internasional.republika.co.id/admiin)

%d blogger menyukai ini: