Tentara pendudukan Israel kembali menembak dan melukai tiga pemuda Palestina di dekat pagar perbatasan di Jalur Gaza, pada Jum’at kemarin.

Sebagaimana dikabarkan oleh sumber lokal bahwa, dua warga Palestina ditembak oleh tentara Israel yang berada di arah berlawanan di basis militer Nahal Oz. Sumber lokal juga mengatakan bahwa, korban ketiga ditembak di daerah timur kamp pengungsi Bureij di Gaza tengah, setelah banyak pengunjuk rasa berkumpul di sana untuk menggelar protes mingguan.

Lebih dari 177 warga Gaza telah terluka oleh pasukan Israel sejak awal tahun ini, sebagian besar dalam bentrokan yang pecah saat militer menyerang protes damai yang digelar oleh warga Palestina.

Hampir sembilan tahun blokade Israel terhadap Jalur Gaza telah membuat 1,8 juta warga Palestina yang hidup di sana berada dalam kemiskinan. Kehancuran dari tiga serangan besar selama enam tahun terakhir dan lambatnya rekonstruksi karena blokade ketat, menjadikan Gaza sebagai wilayah yang tidak layak dihuni pada tahun 2020.

(Arrahmah.com)

%d blogger menyukai ini: