Para anggota dari kelompok pemuda Muslim bernama Muslim Youth United atau MY membentuk sebuah kamp donor darah di Mpingwe Sports Club di Limbe, Republik Malawi.

Layanan Transfusi Darah Malawi atau MBTS, menggambarkan langkah itu sebagai inisiatif yang sangat dinanti dalam gerakan mereka untuk menjaga agar bank darah diisi dengan baik.

Teknisi laboratorium MBTS yang ikut bertugas, Levison Munthali, mengatakan bahwa permintaan akan darah selalu tinggi di seluruh negeri di negara Afrika Timur ini. Karena itu, mereka selalu mengapresiasi upaya dari kelompok seperti MY yang memobilisasi diri mereka untuk membantu menjaga pasokan darah.

Dia mengatakan, respons yang diterima pihaknya begitu baik dalam penyelenggaraan camp donor darah tersebut. Dia optimis bisa mengumpulkan sekitar 50 unit darah di akhir kegiatan camp donor itu.

MY dibentuk pada 2014 sebagai sebuah kelompok WhatsApp. Organisasi ini didirikan sebagai salah satu cara memberdayakan pemuda Muslim. Selanjutnya, ide kelompok Muslim ini berkembang menjadi kelompok filantropi.

Kamp donor darah ini dibentuk berdasarkan salah satu ayat yang terkandung dalam Alquran surat al-maidah ayat 32, yang menyatakan, Barangsiapa yang memelihara kehidupan seorang manusia, maka seolah-olah dia telah memelihara kehidupan semua umat manusia.

Kegiatan kamp donor darah ini dilakukan bersama dengan Asosiasi Pelajar Muslim Nasional, Asosiasi Kesejahteraan Pakistan, Limbe Muslim Jamal Bilal Trust dan MBTS.

Juru bicara acara tersebut, Maulana Riaz Bhana, mengatakan mereka mengerahkan diri mereka sendiri untuk membantu lantaran mereka mempelajari setiap hari akan permintaan tinggi terhadap darah di berbagai rumah sakit. (khazanah,admin)

 

%d blogger menyukai ini: