Yerussalem, Palestina – Otoritas Islam yang mengawasi situs-situs suci Muslim di Yerussalem telah menolak perintah pengadilan Israel untuk menutup aula di kompleks Masjid Al-Aqso.

Sheikh Abdel Azim Salhab, kepala Dewan Wakaf, mengatakan Bab ar-Rohmah akan tetap terbuka bagi umat Islam untuk berdoa. Meski ada ultimatum dari Israel untuk menutup situs tersebut pada Senin depan.

Dewan wakaf menegaskan bahwa pihaknya tidak akan menanggapi keputusan pengadilan Israel terkait masalah Bab ar-Rohmah dan Masjid Al-Aqso, sembari menyatakan bahwa Israel tidak memiliki wewenang atas masalah ini.

Salhab menuntut agar Israel mengizinkan dewan wakaf untuk merenovasi gedung dan mencabut perintah larangan terhadap lusinan pejabat wakaf, penjaga dan jamaah untuk memasuki kompleks.

Otoritas Israel melarang 133 warga Palestina memasuki Masjid Al-Aqso pada Februari, termasuk Salhab. Dia dilarang untuk memasuki kompleks suci selama 40 hari.

Ketegangan meningkat di Yerusalem sejak warga Palestina membuka Bab ar-Rahmah, yang terletak di halaman dekat tembok timur Kota Tua bulan lalu untuk melakukan ibadah sholat. (kiblat/admin)

%d blogger menyukai ini: