Jerman menolak perubahan kebijakan Amerika Serikat dan menilai permukiman Yahudi di Tepi Barat yang diduduki melanggar hukum internasional. Sikap politik Jerman ini sejalan dengan sikap Uni Eropa.

Namun. Berlin juga menyebut, mereka sejalan dengan Uni Eropa dalam mendukung solusi dua negara untuk konflik Israel-Palestina.

Sebelumnya, Menteri Luar Negeri Amerika, Mike Pompeo mengumumkan perubahan kebijakan Washington terhadap permukiman Israel di Tepi Barat. Washington kini menganggap permukiman di tanah Palestina yang diduduki rezim Israel itu sesuai hukum internasional.

Pengadilan Internasional, dalam pendapat penasihat yang dikeluarkan pada 2004, mengatakan bahwa permukiman Israel di wilayah Palestina yang diduduki, termasuk Yerussalem Timur, didirikan dengan melanggar hukum internasional.

Konvensi Jenewa Keempat tahun 1949, yang telah diadopsi oleh Amerika dan Israel, juga menetapkan bahwa kekuatan pendudukan tidak boleh memindahkan bagian-bagian dari penduduk sipilnya sendiri ke wilayah yang didudukinya. (suaraislam.id/admin)

%d blogger menyukai ini: