Turki bertekad menghentikan rezim Suriah di bawah kepemimpinan Bashar al-Assad yang berupaya melanggar gencatan senjata di provinsi barat laut Idlib.  Hal ini disampaikan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan, dilansir Anadolu Agency, Rabu kemarin. Sebelumnya, Gencatan senjata telah dilanggar oleh Rezim hari rabu kemarin.

Dia mendesak masyarakat internasional membahas penggunaan kekerasan rezim Suriah. Turki mendorong keras untuk gencatan senjata di Idlib setelah wilayah itu mengalami serangan oleh pasukan yang setia kepada rezim Bashar al-Assad dan sekutunya. Turki dan Rusia sepakat pada September 2018 untuk mengubah Idlib menjadi zona deeskalasi di mana tindakan agresi secara tegas dilarang.

Sejak itu, lebih dari seribu warga sipil di sana tewas dalam serangan-serangan oleh rezim dan pasukan Rusia ketika gencatan senjata terus dilanggar. Lebih dari satu juta warga Suriah telah bergerak di dekat perbatasan Turki karena serangan hebat selama setahun terakhir.

https://internasional.republika.co.id

%d blogger menyukai ini: