Menteri Luar Negeri Turki, Cavusoglu meminta Perdana Menteri Bangladesh mengalokasikan atau menyisihkan lahan di negaranya untuk membangun kamp bagi para pengungsi Rohingya. Hal itu dia sampaikan di sela-sela perhelatan sidang Majelis Umum PBB di New York, Amerika Serikat, Selasa kemarin.

Cavusoglu meminta Bangladesh mengalokasikan tanah seperti yang Turki lakukan untuk para pengungsi Suriah di Turki.

Dia mengungkapkan krisis Rohingya adalah salah satu tragedi paling mengerikan di dunia. Oleh sebab itu, Turki memuji dan mengapresiasi apa yang telah dilakukan Bangladesh selama ini untuk para pengungsi.

Cavusoglu juga meminta masyarakat internasional juga berbuat lebih banyak untuk berbagi beban dengan Bangladesh dalam mengurangi masalah kamp-kamp pengungsi Rohingya. Ia berharap Myanmar dapat mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk proses repatriasi. Dia mengatakan pemulangan harus aman, sukarela, dan bermartabat.

sumber: international

 

%d blogger menyukai ini: