Kementerian Pertahanan Turki mengatakan bahwa milisi Kurdi YPG telah membunuh tiga orang dan melukai delapan orang dalam serangan rudal terhadap sebuah sekolah di wilayah Tel Abyad di Suriah utara. Milisi kurdi YPG tetap melakukan serangan meski ada kesepakatan gencatan senjata.

Laporan itu datang sehari setelah Turki mengancam akan melancarkan operasi militer baru di timur laut Suriah jika daerah itu tidak dibersihkan dari milisi. Sementara serangan Turki bulan lalu terhadap YPG Suriah yang dijuluki Operation Peace Spring mengundang kecaman internasional.

Tel Abyad adalah salah satu dari dua kota perbatasan utama yang menjadi saksi pertempuran terberat ketika Ankara melancarkan serangan pada 9 Oktober.

Turki menghentikan serangannya setelah melakukan kesepakatan dengan Rusia dan Amerika Serikat. Sementara Moskow mengklaim YPG telah mundur ke wilayah yang berjarak 30 kilometer dari perbatasan, Ankara bersikap skeptis dan menyatakan kemungkinan serangan baru jika milisi Kurdi masih tetap ada.

Menteri Luar Negeri Turki Mevlut Cavusoglu mengatakan negaranya akan meluncurkan operasi baru jika daerah itu tidak dibersihkan dari milisi YPG. Rusia mengatakan langkah seperti itu akan merusak upaya menstabilkan kawasan itu.

https://www.arrahmah.com/

%d blogger menyukai ini: