Jumlah penduduk Indonesia sudah mencapai 267 juta jiwa. Tapi dengan jumlah tenaga guru dan kependidikan yang ada saat ini, penduduk Indonesia masih belum terlayani seluruhnya. Hal ini diungkapkan Wakil Menteri Agama, Zainut Tauhid Sa’adi saat menyampaikan pidato pada Ekspose Kompetensi dan Profesionalitas Guru Madrasah Tahun 2019, di  Jakarta hari kemarin.

Zainut mengatakan, memang sangat memprihatinkan tapi juga sangat bisa dipahami. Sebab pada umumnya guru-guru akan berpikir seribu kali kalau ditugaskan ke daerah-daerah yang terbelakang, terdepan dan pelosok.

Dia menegaskan bahwa yang sesungguhnya perlu dibangun adalah motivasi para guru. Supaya mereka benar-benar memiliki semangat pengabdian untuk mencerdaskan kehidupan bangsa. Sesuai cita-cita proklamasi yang tertuang dalam konstitusi.

Tapi, Wamenag menyampaikan, cita-cita proklamasi belum sepenuhnya dirasakan seluruh warga bangsa Indonesia. Maka menjadi tugas yang sangat penting dalam rangka meningkatkan sumber daya manusia guna mencerdaskan kehidupan bangsa.

Wamenag juga mengaku prihatin dengan skor Indonesia pada Programme for International Student Assessment tahun 2018. Sebab dalam survei tiga tahunan ini kemampuan siswa Indonesia berusia 15 tahun dalam membaca matematika dan sains di bawah rata-rata.

https://khazanah.republika.co.id/

%d blogger menyukai ini: