Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia meminta partai-partai Islam yang berbasis masa Islam konsisten memperjuangkan kepentingan umat Islam dalam berbagai bidang. Supaya umat semakin menaruh kepercayaan terhadap partai-partai Islam. Sekretaris Wantim MUI, Noor Achmad, mengatakan ada beberapa hal yang mungkin menjadi penyebab pemilih partai-partai Islam lebih sedikit daripada partai yang tidak berbasis Islam.

Maka supaya umat menaruh kepercayaan terhadap partai-partai Islam, mereka harus konsistensi memperjuangkan kepentingan umat Islam. Hal ini sebagaimana diungkapkan Noor kepada media usai rapat pleno Wantim MUI ke-45 di kantor MUI Pusat, Rabu kemarin.

Dia juga berpandangan bahwa sistem pemilu di Indonesia tidak memungkinkan partai-partai Islam bertarung secara adil di lapangan. Seperti pemilu kemarin, semua yang terlibat harus mengeluarkan modal yang banyak.

Menurutnya, orang-orang yang punya modal biasanya yang sudah berkuasa. Sehingga partai-partai pendukungnya yang sudah eksis akan terus eksis.

Dia berharap terjadi keseimbangan antara partai-partai Islam dan kekuatan di luar partai Islam. Supaya yang diperjuangkan para pendiri bangsa tidak hilang oleh generasi yang tidak mempunyai tumpuan ideologi yang kuat.

Di kesempatan yang sama Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI, Marwan Dasopang juga mempertanyakan, mengapa umat Islam tidak menyalurkan suaranya ke partai-partai Islam kalau mereka ingin aspirasinya didengar secara maksimal.

Dia mengungkapkan, kekuatan politik dari empat partai Islam kecil jika dibandingkan dengan satu kekuatan politik dari luar partai yang tidak berbasis Islam. (republika.co.id/admin)

%d blogger menyukai ini: