Wakil Presiden Jusuf Kalla mewakili Indonesia menyinggung kembali masalah perdamaian Palestina yang belum juga menemukan solusi. Jusuf kalla mengatakan, perdamaian di dunia tidak akan tercipta jika perdamaian Timur Tengah tidak terjadi, salah satunya masalah Palestina yang belum juga selesai. Karena itu, saat menyampaikan Pidato Nasional di Sidang Majelis Umum PBB ke-74 di New York, Jumat pagi, JK meminta negara-negara PBB mencarikan solusi bersama.

Menurut JK, penyelesaian berdasarkan two state solution tidak dapat ditinggalkan. Masyarakat internasional perlu bersatu untuk mencari solusi. Di sisi lain, JK juga berharap bangsa Palestina bersatu padu. Sebab, JK menilai persatuan di Palestina akan menjadi modal dasar bangsa tersebut untuk melanjutkan perjuangan.

Adapun pernyataan JK terkait Palestina tersebut, bagian dari poin yang ditekankan Indonesia di Sidang Umum PBB kali ini yakni pentingnya menjaga perdamaian dunia. JK mengungkap, 74 tahun lalu negara sepakat mendirikan PBB agar tercipta perdamaian dunia.

JK melanjutkan, perang, konflik yang terjadi di mana pun selalu membawa kesengsaraan bagi umat manusia, terutama wanita dan anak-anak. Selain itu, perang dan konflik juga merusak pembangunan yang telah dibangun  bertahun tahun.

Karena itu, Indonesia dan negara lain begitu prihatin masih terjadinya perang dan konflik di dunia. Ia melanjutkan, di saat konflik dan perang lama belum banyak terselesaikan, justru konflik baru bermunculan,  termasuk di Timur Tengah. (internasional.republika.co.id/admin)

%d blogger menyukai ini: