Meski penderitaan dialami warga Gaza karena tiga kali perang dan blockade, hal itu tak menghalangi mereka untuk mengirimkan donasi bagi para pengungsi Palestina di Libanon, lewat kampanye donasi yang digagas Hamas.

Pejabat politik Hamas di kamp Nahrul Barid, Abdul Rahim Syarif mengatakan bahwa Hamas mulai mengusulkan realisasi proyek pembangunan di kamp pengungsi Palestina. Proyek pertama adalah dengan memperbaiki jalan di kamp Nahrul Barid Libanon, yang dimulai sejak dua hari lalu, dan berakhir Senin kemarin.

Proyek perbaikan jalan mencapai 200 meter, di sepanjang perlintasan Masjid At-Taqwa sampai kantor Shaiqah, yang memisahkan kamp menjadi dua bagian.

Dalam wawancaranya dengan Quds Press, Syarif menyebutkan bahwa jalan dibangun dari awal, dengan memasang bebatuan dan beton, sehingga mudah untuk dilewati kendaraan.

Perbaikan ini akan mengurangi kemacetan jalan utama, dan memudahkan lalu lintas para siswa menuju sekolah mereka.

Komunikasi tengah dilakukan dengan pimpinan militer Libanon, untuk memperoleh izin bagi Hamas melakukan pekerjaan ini, karena sebelumnya tidak diizinkan menggunakan aspal. Hamas juga tengah mengupayakan perbaikan di jalur listrik, sesuai anggaran yang dikumpulkan dari donasi warga Gaza.

Disebutkan bahwa pengungsi Palestina di Libanon memiliki dua masalah utama, yakni pengangguran dan kemiskinan. pengangguran mencapai 56 persen dan kemiskinan mencapai 72 persen.

Seorang pengungsi Palestina, Ummu Muhammad dalam wawancaranya dengan Quds Press menyampaikan terimakasih kepada segenap warga Gaza atas donasi mereka, meski dalam kesulitan, Gaza hadir dengan bantuannya untuk saudara mereka. (islampos.com/admin)

%d blogger menyukai ini: