Sebanyak 7 orang Palestina mengalami luka tembak peluru pasukan penjajah Israel di Khanyunis timur, Gaza selatan. Juru bicara kementerian kesehatan Palestina di Gaza, Ashraf al-Qudra mengatakan kepada Quds Press bahwa Petugas medis menangani 7 korban luka akibat serangan yang dilancarkan pasukan penjajah zionis di Khanyunis timur.

Kamite nasional pawai kepulangan dan penghapusan blockade Gaza, menunda aksi pawai Jumat, disebabkan berlanjutnya agresi Israel ke Gaza.

Selama dua hari terakhir, 26 warga Palestina gugur, termasuk seorang pemimpin senior Brigade Al-Quds, termasuk 3 anak-anak. Sementara itu 85 lainnya luka-luka. Sedang di pihak penjajah Israel, lebih dari 60 orang terluka setelah perlawanan Palestina melancarkan serangan balasan dengan menembakkan sedikitnya 360 granat berpeluncur roket ke wilayah Israel di pinggiran Jalur Gaza, hingga Rabu malam lalu.

Sementara stasiun televisi Israel mengatakan, granat berpeluncur roket mendarat di beberapa bangunan di berbagai bagian wilayah selatan, termasuk sebuah rumah di kota Ashkelon. Menurut Radio Israel, 64 orang Israel terluka sejak dimulainya agresi Israel ke Jalur Gaza, termasuk 43 luka ringan dan 20 sebagai akibat dari kepanikan.

Di langit wilayah selatan bergema suara ledakan yang dihasilkan dari benturan antara roket-roket yang ditembakkan dari Jalur Gaza dengan rudal-rudal yang ditembakkan melalui sistem anti-rudal Kubah Besi untuk menghalau roket-roket tersebut.

Sebelumnya, Abu Hamza, juru bicara Brigade Al-Quds, sayap militer Jihad Islam, mengatakan bahwa roket-roket perlawanan mencapai jantung entitas Zionis. Namun penjajah Israel melakukan kontrol ketat informasi dan tidak mengungkapkan hasilnya. (palinfo.com/admin)

%d blogger menyukai ini: